SASAPTON.COM-Ketua DPRD Provinsi Banten, Fahmi Hakim, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Banten Tahun 2027.
Agenda ini digelar di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Kamis (23/4/2026).
Pada kesempatan itu, Fahmi menekankan pentingnya penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai salah satu sumber pendapatan daerah.
Menurut Fahmi, langkah yang tengah didorong Gubernur Banten perlu diarahkan agar BUMD mampu berkontribusi signifikan terhadap pemasukan atau deviden bagi pemerintah daerah.
“Ini juga harus dibarengi dengan regulasi yang mendorong percepatan pengembangan UMKM agar mampu memberikan kontribusi ekonomi yang lebih luas,” ujarnya.
Fahmi juga menyoroti isu kemiskinan di Banten yang masih menjadi pekerjaan rumah. Ia mendorong, agar para pemerintah daerah senantiasa meningkatkan program rumah layak huni, serta memperkuat akses masyarakat terhadap sanitasi dan air bersih.
Sinergi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting, sebab permasalahan kemiskinan merupakan tanggung jawab bersama.
“Terutama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan infrastruktur dasar,” kata dia.
Politikus Golkar itu juga mengingatkan mengenai tantangan perubahan iklim yang berimbas pada sektor pertanian. Kondisi cuaca yang tidak menentu, kata dia, telah memengaruhi pola produksi, termasuk gagal panen.
“Ini perlu dimitigasi secara serius. Kita harus waspada karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat, khususnya para petani,” jelasnya.
Pria kelahiran Kabupaten Serang itu juga menyinggung soal kondisi geopolitik global yang turut memengaruhi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) industri.
Hal ini, kata dia, dinilai berdampak pada biaya produksi dan pelaksanaan pembangunan di daerah. Menurutnya, perlu diantisipasi agar pembangunan tetap berjalan optimal.
“Termasuk dalam realisasi anggaran yang saat ini mulai berjalan,” ujarnya.
Berkaitan dengan ini, Fahmi mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo yang tak menaikkan harga BBM bersubsidi. Ia bilang, kebijakan tersebut membantu menjaga daya beli masyarakat.
“Tentu ini menjadi kabar baik bagi masyarakat, sehingga aktivitas ekonomi tetap berjalan,”
Terakhir, Fahmi berharap Musrenbang RKPD 2027 dapat memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota yang pada akhirnya dapat menuntaskan pembangunan di Banten.
Kebersamaan dan gotong royong di antara semua pihak, kata dia, menjadi kunci agar sejumlah pekerjaan rumah bisa diatasi secara perlahan.
“Dengan sinergitas yang kuat, kita optimistis pembangunan di Provinsi Banten dapat berjalan maksimal sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” pungkasnya.(Red)

