SASAPTON.COM- Agnes Aditya Rahajeng asal Banten atau akrab disapa Agnes Rahajeng resmi menyandang gelar Puteri Indonesia 2026. Penobatan ini berlangsung dalam malam puncak Grand Final Pemilihan Puteri Indonesia 2026 di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC) Senayan pada 24 April 2026.

Atas keberhasilan Agnes tersebut, Ketua PHRI BPD Provinsi Banten sekaligus Korwil DKI & JABAR G.S.Ashok Kumar menyebut, keberhasilan Agnes menjadi kebanggaan tersendiri untuk Provinsi Banten.

Dalam ajang yang mengusung tema Dari Indonesia untuk Dunia. Kontribusi Perempuan dalam Inovasi dan Teknologi yang Berdampak untuk Keberlanjutan Alam serta Perdamaian Global (Global Peace), diketahui Agnes berhasil menyisihkan lebih kurang 45 peserta dari 35 provinsi.

“Saingan paling ketat saat Head to Head di babak final adalah Victoria Titisari Kosasieputri dari Bali, yang sudah katam dengan kata lain kita semua tahu bahwa Bali merupakan masternya Pariwisata baik Nasional maupun Global,” ucap Ashok, Sabtu (25/4/2026).

Namun demikian lanjut Ashok, Its Better to be Late than Never dan ternyata tahun 2026 ini merupakan kebanggaan buat Provinsi Banten Tercinta. “Welcome Banten Become The Winner,” tutur Ashok.

Penyandang Mahkota sebelumnya 2025 adalah dari Jawa Timur yaitu Frista Yufi Amarta Putri.

Sebagai pemerhati pariwisata yang telah aktif sejak tahun 1986 kala Banten masih dibawah naungan Jabar, dinobatkannya Agnes sebagai Puteri Indonesia 2026, merupakan sebuah peluang besar.

“Kepada yang terhormat bapak Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah, berikut dengan para Bupati dan Walikota, mari jadikan legacy sebagai warisan, peninggalan, atau dampak positif yang ditinggalkan untuk generasi berikutnya,” ajak Ashok.

Lahirnya Beach Walk

“Ini bukan hanya harta fisik, melainkan kontribusi, nilai kehidupan, atau sistem yang bermanfaat, berkesan, dan diingat selamanya dalam kepemimpinan bapak,” ucap Ashok.

“Agar Banten dapat mewujudkan mimpi tersedianya sarana dan prasarana Beach Walk. Sehingga Akses Ke pantai terakomodir FOC Free of Charge Seperti di Bali. Sehingga DTW Daerah Tujuan Wisata Live tersedianya pusat kuliner, pusat belanja/mall Theater yang lain nya di pesisir pantai agar Menjadi ketertarikan para tourist manca negara,” urai Ashok menambahkan.

Disisi lain Ashok menyebut, dengan dinobatkannya Agnes sebagai Putri Indonesia 2026 (Miss Supranational Indonesia, hal tersebut adalah Opportunity buat Provinsi Banten tercinta.

“Bersinerji dan kolaborasi menjadikan minat khusus pariwisata Berkelanjutan bukan Mass Tourism hanya ramai pada musim-musim tertentu100% dan malah anjlok di hari biasa,” tukas Ashok.

Peluang Besar dengan dinobatkannya Agnes sebagai Putri Indonesia dalam melahirkan Investasi.

“Mari kita rapatkan barisan agar Pariwisata Banten Exist Go International,” ajak Ashok.

Hanya satu satunya industri yang bisa mengentaskan kemiskinan adalah Pariwisata, semakin dikelola dan terpelihara dengan baik akan lebih indah dan elok. Tidak seperti minyak bumi, Glgas, dan batu bara, akan minim dan pada endingnya akan habis.

“Dalam satu Industri Pariwisata Perhotelan terdapat 125 komponen multiplier effect dari itu, di dalamya ada tukang sayur, Ikan, terrnak dan lainya,” pungkas Ashok.(Red).