SASAPTON.COM-Pemerintah akan mengumumkan kebijakan baru terkait dengan mitigasi risiko dinamika global pada Selasa (31/3/2026) besok. Beberapa kebijakan yang ditempuh antara lain: Bekerja dari rumah atau work from home (WFH), penyesuaian anggaran hingga implementasi mandatori biodiesel B50.

Hal itu dilakukan di tengah eskalasi antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang terus meningkat dan berdampak pada kenaikan harga minyak dunia yang berpengaruh pada kondisi anggaran negara.

Pemerintah berencana akan melangsungkan konferensi pers esok hari secara daring pada pukul 21.00 waktu Seoul, Korea Selatan atau pukul 19.00 WIB.

“Semua kebijakan terkait dengan mitigasi risiko dinamika global (WFH, Penyesuaian Anggaran, B-50 dll), akan diumumkan besok,” kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso saat dimintai konfirmasi.

“Kami akan mengundang teman-teman media di acara Konferensi Pers secara hibrid langsung dari Seoul, besok malam jam 21.00 Waktu Seoul [jam 19.00 WIB].”

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa turut berkomentar ihwal kebijakan WFH satu hari dalam sepekan untuk menghemat Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional di tengah konflik di Timur Tengah yang kian memanas.

Dia menilai kebijakan WFH bisa efisien jika hari yang dipilih dilakukan secara cermat, misalnya pada Jumat yang merupakan hari terjepit. Namun, dia mengaku tidak mengetahui secara terperinci besaran persentase penghematan tersebut karena dapat berubah sewaktu-waktu tergantung harga minyak.

“Jadi pasti ada penghematan BBM. Berapa persen saya nggak tahu detailnya karena bisa berubah-ubah tergantung harga minyak,” tutur Purbaya.

Di sisi lain, dia menambahkan dari segi produktivitas, kebijakan tersebut tidak harus diterapkan pada sektor seperti pabrik yang memerlukan operasional secara terus-menerus.

Selain itu, dia juga membeberkan kantor pelayanan publik tentunya harus tetap berjalan dan tidak ada sistem WFH.

“Jadi harusnya enggak masalah kalau cuma satu hari saja. Tidak [mengganggu] produktivitas kita total enggak akan terlalu terganggu,” imbuhnya. (Red).